Ajibarang – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Kesehatan Nasional ke-58, Kementerian Kesehatan bermaksud mengadakan Gerakan Nasional Aksi Bergizi yang melibatkan seluruh warga sekolah di Indonesia yang dilaksanakan serentak pada Rabu, 26 Oktober 2022. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upacara meningkatkan gizi remaja serta mencegah anemia pada remaja putri sehingga mendukung pencegahan stunting secara Nasional.
Sesuai surat Dikertorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Nomor : PK.05.01/B/789/2022, MTs Modern Al Azhary Ajibarang melaksanakan Gerakan Nasional Aksi Bergizi pada Rabu (26/10) yang dipandu Puskesmas II Ajibarang dan dibantu oleh PMR Madya MTs Modern Al Azhary Ajibarang. Kegiatan ini diawali dengan melaksanakan senam pagi pada pukul 07.00 WIB.
“Senam pagi ini kita laksanakan untuk mendukung Gerakan Nasional Aksi Bergizi dari Kementerian Kesehatan. Setelah senam, nanti kita akan ada beberapa serangkaian kegiatan. Jadi, dijamin hari ini kalian semua akan mendapatkan manfaat yang banyak.”, ucap Karissa Atha Nuraini salah satu anggota PMR Madya pada saat memandu senam di halaman madrasah.
Selain senam, ada juga flashmob jingle nasiona yang sudah disiapkan dari Kementerian Kesehatan Nasional. Setelah itu, peserta didik diarahkan untuk makan siang bersama.
“Makan siang merupakan salah satu kegiatan dari pesan bergizi. Biasakan selalu makan siang untuk menambah kalori atau tenaga saat aktivitas selanjutnya”, demikian penjelasan Rina Wigianti, A.Md. selaku pembina PMR Madya MTs Modern Al Azhary Ajibarang.
Selanjutnya dengan diawali membaca doa sebelum makan, lalu peserta didik mulai makan bersama-sama. Usai makan bersama, para petugas membagikan kepada masing-masing peserta didik sebutir tablet obat penambah darah. Obat penambah darah tersebut diminun oleh peserta didik secara bersama-sama.
Setelah minum obat penambah darah, peserta didik mendengarkan penjelas materi tentang anemia yang dibawakan oleh petugas Puskesmas II Ajibarang.
“Manfaat tablet penambah darah adalah agar anak-anak semua tidak mengalami anemia, sebab apabila anak terjadi anemia maka otomatis imunitas tubuh menurun. Kemudian apabila imunitas turun maka konsentrasi belajar pun ikut menurun, apalagi kalau anak-anak sekalian tidak membiasakan sarapan pagi”, jelas Bu Eka petugas Puskesmas yang sedang menjelaskan ke peserta didik tentang pentingnya tablet penambah darah.
Kegiatan Gerakan Nasional Aksi Bergizi ditutup dengan menonton video edukasi yang hanya berdurasi 2 menit. Semua rangkaian kegiatan ini berjalan dengan lancar dan peserta didik sangat antusias.



